Daisypath Anniversary tickers

Feb 27, 2007

.: First Thing First :.

Kemarin sore, balik dari NTC ke kampus lagi karena ada yang harus segera kuselesaikan di kampus: nyerahin Pertanggungan Kwitansi (PK) buat ITB ke KAL n ngopy materi kuliah besok.

Nyampe meja tercinta, sambil mengistirahatkan jemari kaki yang mulai panas terjepit ujung sepatu sepanjang hari ini, kunyalain komputer n langsung pasang Winamp + buka blog tersayang. Wow.. ada posting panjang yg baru ditulis bang Thunder *hallah*. Baca ah.. sambil berdendang mengiringi lantunan suara Gareth Gates. Tiba2 ADE nambah kerjaan n minta aku nyiapin bukti pembayaran istimewa untuk pemakalah dari Ubaya.
"OK", jawabku sambil menarik selembar kwitansi KNSI di atas speaker komputerku.

Selesai baca blog, klik 'Comment'. Sambil mikir mo ngasih comment apa, tangan kiri menggenggam kwitansi kosong, buka webadmin (mo liat nama pemakalah Ubaya tsb buat di-copy-paste ke kwitansi) sekalian email intranet. Wah, ada email baru.. klik-klik. Search 'Surabaya' di webadmin, dan.. !@#$%^&*()_+ LISTRIK MATI!!!

Suasana sore di kampus yg sudah mulai lengang dan sesekali terpecah oleh langkah kaki di depan pintu, sepersekian detik sunyi senyap dan hingar bingar meledak segera sesudahnya. Pekik heran beberapa dosen di belakang meja masing2, teriakan putus asa sekelompok programmer di lab2, dan umpatan2 kekecewaan dari sekitar ruang2 sidang di lantai 2 gedung ini.

Hwaa...Terpaksa bongkar2 CPU n gotong2 harddisk deh, demi menyelamatkan materi kuliah bsk. Untung ada 'obeng sakti' dari mas Gun. Hue hehehehe..

Pelajaran hari ini: Lakukan yg penting duluan. Kalo bisa, segera setelah bisa dilakukan, lakukanlah! Coba kl kmrin tuh aku langsung ngopy materi, bikin kwitansi dll yg penting duluan.. Pasti masalahku beres! Hik2..

Feb 23, 2007

Road Trip To Yogyakarta

Tanggal 17-19 Februari 2007 kemaren kami melakukan Road Trip To Yogyakarta, kota pelat "AB"
Ngapain sih pake acara Road Trip segala?? Weits..tunggu dulu...kami diundang oleh para sodara2 yang ada di Yogyakarta (eh...Wonosari..eh...Gunung Kidul...eh...sama ajah lah!!!) untuk menghadiri acara perayaan 25 tahun hidup membiara dari salah seorang saudara D'Im yang menjadi suster.

Kenapa begitu spesial?? Karena inilah bentuk penghargaan kami atas pengabdian hidupnya untuk menjadi pelayan Tuhan. Nggak banyak orang yang mau hidup membiara - yang menyerahkan seluruh hidupnya untuk menjalani kehidupan total rohani - sementara kenikmatan duniawi di
zaman sekarang ini sungguh menggiurkan... Butuh orang2 yang bener TOUGH untuk menolak duniawi. (Anda sanggup??)

Back to Road Trip...
Kami berangkat hari Sabtu malem naik kereta Lodaya Malam yang berangkat jam 20.00 dari stasiun Bandung. Begitu nyampe stasiun, kami langsung menuju ke warung Hoka-Hoka Bento (maklum belum makan malam), tapi di deket warung itu ada counter Cup Corn, nah secara D'Im dan saya tentunya penikmat jagung entah rebus/bakar tentu saja tidak melewatkan counter mungil itu untuk sekedar membeli 2 cup jagung rebus manis hangat plus susu plus keju parut hmm....

Singkat cerita kami nyampe di kota pelat AB itu (malem mingguan di gerbong kereta di atas rel yang selalu menghasilkan bunyi "cetrek cetrek.."). Kami di jemput Mbak Wa (begitu kami memanggil adiknya D'Im yang punya nama aseli Lora)

Hari Pertama di Yogya diisi dengan istirahat sebentar di kosan Mbak Wa sekalian ngebenerin komputer Mbak Wa yang kena virus, kemudian dilanjut pergi ke rumah Bulik Dwi. Di rumah bulik inilah sebagai stasiun transit untuk bolak balik ke Wonosari GunKid (Gunung Kidul .red).
Begitu sampai di rumah bulik, suasana sudah ramai karena Bapak & Ibu (ortu D'Im) sudah ada disana n lagi bakar2 ayam untuk bekal ke Wonosari. Di sanalah aku dikenalkan ke saudara2 D'Im (ingat! First Image sangat penting!!), alhasil aku bisa kenalan sama sepupu D'Im yang katanya paling susah diajakin ngobrol (^_^)v

Tanggal 18 malemnya kami diajak ke Wonosari untuk menghadiri rapat panitia persiapan perayaan, wah semua keluarga dari seluruh penjuru negeri pada ngumpul, mulai dari yang sampun sepuh sampai yang anak2 tumplek blegh dan.....ruamee!! Bayangin aja, semua keluarga keturununan Trah Cokrosoewarno (kakek Buyut-nya D'Im) ngumpul semua, bener2 guyub and... I like this moment!
Meskipun malam itu dingin tapi tetap terasa hangat karena kehangatan suasana kekeluargaan yang begitu indah dan diselingi curhat2 keluarga dan guyonan2 yang mempererat silaturahmi.
Akhirnya rapat keluarga besar memutuskan untuk membuat kumpul2 keluarga ini menjadi sebuah paguyuban yang lebih bermanfaat untuk menolong keluarga2 yang masih membutuhkan bantuan, selain itu akan dilakukan pendataan keluarga supaya masing2 keluarga dapat memiliki informasi tentang sanak saudara secara lengkap dan tetap saling berkomunikasi.
Rencananya sih mo dibikinin web-nya sama D'Im...iya kan?? Biar bisa diakses dimanapun dan kapanpun to? (^_^)
Pulang dari Wonosari, kami sempat terjebak kemacetan yang cukup parah sehingga Bapak harus mengarahkan mobilnya masuk ke gang2 kecil.
Di perjalanan kami berencana untuk memberi kejutan untuk Bulik Suster, yaitu Suster Theresetta yang nanti malam pukul 00.00 wib akan merayakan ulang tahun. Nah setelah membicarakan beberapa alternatif akhirnya kami memutuskan untuk memberi mie godhok kesukaan Bulik Suster yang juga langganan Bulik Dwi. Akhirnya kami sampai juga di warung mie tersebut dan langsung pesan makanan, kebetulan sudah malam dan sudah agak sepi. Sambil menunggu mie "godhok" disajikan - kami berbincang dengan pemiliki warung sekaligus koki. Ternyata kemacetan yang barusan kami alami itu gara2 ada angin puting beliung, wah...Bulik langsung panik karena banyak kerabat beliau yang tinggal di lokasi kejadian, tapi untunglah semua baik2 saja.
Sesampainya di rumah,  Ibu, Bulik Dwi dan Bapak segera menyerbu kamar Bulik Suster untuk beramai2 menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun lirih2 biar ga ganggu anggota keluarga yg lain yg sudah tidur, tapiiiiiiiiiiiii.....ternyata bukan tanggal 18 tapi tanggal 19!! Huahahahaha.....salah tanggal!! Entah gosip dari siapa tapi yang jelas malam itu seru banget!!
Ada hal positif yang didapat dari kejadian salah tanggal itu, yaitu Bulik2 pada bangun dan kami bisa berdoa malam bersama sekaligus mendoakan kerabat yang terkena musibah puting beliung. Sangat sejuk.......
O iya, upeti yang sudah dipersiapkan untuk ultah Bulik akhirnya berubah makna menjadi Sarapan pagi..(^_^)
Malam itu aku tidur sekamar sama Bapak, hehe sempet deg2an juga soalnya aku tidur ga ada jaim2nya hahaha...untungnya Bapak udah tidur duluan...aman...

Tanggal 19 pagi, hari yang sangat sibuk, bangun, mandi, sarapan nasi "magelangan" (nasi goreng dicampur mie) dan kami bisa berangkat tepat waktu yaitu pukul 09.00 wib supaya disana bisa melakukan persiapan lebih baik lagi.
Sesampainya disana, Bapak - Ibu n sodara2 yg lain langsung sibuk dengan kegiatan masing2, sementara aku - D'Im n dik Megan bengong dengan sukses... Sempet liat sungai yang dibangun sendiri oleh Eyang Cokro, maen lempar2an batu ke sungai, trus...tidur di mobil...zzzz..zz.z...
Begitu bangun (karena kepanasan, siang2 di dalem mobil gitu loh) kami memutuskan untuk makan siang di rumah sodara tapi ternyata Bapak datang n ngajakin makan di pendopo Panti Asuhan (ini tempat dilangsungkannya perayaan). Setelah selesai makan siang, aku-D'Im diminta untuk mendigitalkan hasil rapat sebelumnya yakni susunan pengurus Trah Cokrosoewarno pake leptopnya D'Im (difoto sama Ibu hihihi.....)
Selesai persiapan, kami pun istirahat di rumah Om Pri dengan menggelar karpet di lantai hmm...ditemani udara sejuk akhirnya kami tertidur...capek...
Aku terbangun karena di sampingku sudah ada keramaian kecil, ternyata sudah ada Ibu yang bercengkrama sama D'Im n Bapak hihihi.... Rupanya ada 1 hal yang hampir kami lupakan, yaitu nyekar ke makam Eyang, alhasil dalam waktu yang sudah mepet, kami beramai2 ke makam eyang naik mobil, ada 10 orang yang masuk mobil yang seharusnya berkapasitas normal 8 orang, kebayang deh semua penumpang di belakang ketekuk-tekuk gak ada yang nyaman hahaha...

Waktu sudah menunjukkan hampir pukul setengah 4 sore, padahal misa harus dimulai pukul 16.00 wib dan Bapak sebagai "pranoto coro" alias MC masih belum
mandi, nah lo..... Tapi karena kesigapan Bapak dan semua pihak, akhirnya acara bisa dimulai pukul 16.00 tepat! Dan gerimis pun turun....
Selama misa berlangsung ternyata hujan semakin deras, bahkan sampai acara berakhirpun hujan masih turun. Kasian para hadirin yang mendapatkan tempat duduk di pinggir tenda, meskipun kepala masih terlindungi, tapi cipratan air dari samping tenda membasahi pakaian 'pesta' mereka.
Meskipun diguyur hujan, tetapi acara tetap berlangsung dengan khidmat dan apik, semua pesan tersampaikan dengan baik dan acara kumpul keluarga juga terfasilitasi dengan baik.
Di acara tersebut diisi dengan persembahan ensambel suling dari anak2 panti asuhan Taman Bina Bangsa yang 95% adalah anak2 asal Timor Timur (namanya waktu itu), campur sari yang salah satu penyanyinya mirip dengan teman kantor D'Im yang inisialnya 'H' dan ada suguhan spontanitas dari keluarga yang menyanyikan lagu "Hello...Hello..." versi remix, Eyang Pri yang menyanyi langgam Jawa, Bapak yang nyanyi You Raise Me Up, Ibu yang menyanyi [lupa] dan ponakan-ponakan lucu yang menyanyikan lagu anak2.
Semua senang, semua gembira dan berkesan...

Sepulang dari acara itu, mendadak kami dikagetkan dengan lampu mobil Bapak yang tiba2 mati. Setelah diperiksa ternyata sekering lampu putus dan minta diganti, setelah semuanya dipasang ternyata masih belum bisa nyala, padahal jarak tempuh kami masih jauh lengkap dengan gelapnya malam, hujan yang tetap turun, dan kondisi jalan licin dan berkelok2 dengan lampu jalan tumbuh kurang rapat. Jadi Bapak mengandalkan garis pembatas yang ada di tengah2 jalan.
Untung di mobil tersedia lampu senter yang dapat beralih fungsi sebagai penerangan jalan, tentu saja harus dipegangin n diarahkan ke garis pembatas jalan. Pegel juga nahan senter segede itu.
Sampai di kota, penerangan jalan sudah membaik dan petugas senter pun bisa beristirahat, bahkan sampai terkantuk2 dan miring2 hampir nyenggol Bapak (^_^)

Sampai di rumah Bulik kami semua langsung istirahat dan memilih untuk segera tidur karena esok hari kami semua harus kembali ke habitat masing2.

Tanggal 20 pagi, kami semua bangun, mandi, sarapan dan mulai bersiap2 untuk menuju ke stasiun diantar Bapak dan sekalian membawa air mineral 6 karton untuk para korban puting beliung. Alhasil, karena ruangan mobil di penuhi 6 karton air, posisi duduk Ibu yang jadi korban, Ibu nggak bisa duduk normal dan terpaksa duduk di antara 2 jok tengah dan untungnya ada kaki D'Im yang bisa beralih fungsi untuk mijitin punggung Ibu.
Sebelum ke stasiun kami beli oleh secara kilat di pusat oleh2 Bakpia Patuk 75, untung ada Bulik Dwi jadinya ga pake muter2 nyariin tempat oleh2. Thx to Bulik.

Sampai di stasiun ternyata sudah ada Eyang Masiran sekeluarga dan Eyang Lis & Eyang Parera yang juga menuju ke Bandung. Sayangnya kami berbeda gerbong... Its okay yang penting kami merasa nyaman karena ada anggota keluarga yang juga ikut dalam perjalanan pulang kami.
Setelah berpamitan dengan keluarga yang ikut mengantarkan Eyang2, akhirnya kami pun berangkat ke Bandung. Selama perjalanan kami tetap sibuk membahas keluarga kami masing2 lengkap dengan
segala kebaikan dan keburukannya. Namanya juga keterbukaan, betul kan??

Now, here we are...Back to the real world, we have to face our duty and our journey of life to fulfil our dreams....

Thx God for the beautiful road trip and great experience with D'Im's family member. It was beautiful... Thx D'Im for letting me acompany you to experience that moment.

Feb 17, 2007

Happy Valentine's Day

Huaahhh...baru sekarang bisa posting bout Valentine's Day.
Mulai dari d'im yang lagi sibuk KNSI n koneksi internet yang ga jelas putus nyambung, akhirnya sekarang
bisa posting.

Valentine kali ini adalah Valentine perdana kami, tapi kami memaknainya secara berbeda. Kami bawa ucapan syukur kami ke dalam renungan pagi yang kami lakukan bersama, dan menurutku itu sangat sangat sangat indah...maknanya jadi lebih dalem..(^_^)v

Mungkin orang lain ada yang memaknainya dengan cara 'harus' memberi sesuatu kepada pasangan atau orang2
yang dicintai, atau mungkin dengan perayaan pesta kecil untuk memaknai Valentine ini, semuanya itu sah-sah saja.
Rasa kasih dan sayang selalu mewarnai kehidupan kami sehari-hari, tanpa Valentine's Day pun bisa kami bikin spesial, tapi sekali lagi bukannya kami gak mau melakukan apa2 di hari Valentine ini, cuma karena kebetulan ada kesibukan jadi ya mo gimana lagi, but bukan apa yang kami lakukan tapi lebih ke bagaimana memaknainya.

Valentine's Day menurut keyaninan kami adalah hari untuk merayakan pesta nama Santo Valentino,
seorang santo yang sungguh mengagungkan cinta kasih.
Di sini kami kembali diingatkan bahwa kami masih memiliki rasa sayang dan cinta kasih dimana sebagian orang mungkin ada yang belum menyadari bahwa sebenernya mereka memiliki rasa sayang itu dan mungkin belum berani mengekspresikannya ke dalam kehidupan sehari-hari.

Cinta kasih adalah hukum yang seharusnya digunakan dalam melandasi seluruh kehidupan kita, yang bukan tidak mungkin dapat menciptakan 'surga' di muka bumi ini....

Happy Valentine's Day.

Feb 16, 2007

Apakah Hidupku Berguna ??

Pagi ini renungan kami rada kurang "khusyuk". Gimana mo fokus, coba.. Masa' di awal renungan bacaan kami diajak melihat seorang kaya yang menimbun harta. Saking cintanya dia pada hartanya, disimpannya harta itu di rumah yang sangat tertutup. Trus demi pengamanan, di pintu depan dipasang tulisan,
"Awas, anjing galak!"

Trus di pintu belakang ia mempekerjakan satpam sangar dan dipasang tulisan,
"Awas, satpamnya galak!"
Ga cukup dengan pengamanan dua arah itu, di bagian dalam rumah itu juga dipasang tulisan,
"Awas, yang punya juga galak!"

Hue hehehehe.. Tulisan pertama bikin aku tersenyum simpul. Tulisan kedua sudah membuat senyumku makin lebar. Tulisan ketiga.. aku da ga tahan buat ketawa n 'menyerahkan kekuasaan' ke mas Gun. Untung beliau bisa cepet kembali konsen n melanjutkan bacain renungan tadi. Sisa renungan pagi tadi masih kuikuti dengan menahan ketawa. Hihihihihihi..

Bagian lain renungan pagi ini 'menyentuh'-ku. Isinya mengajakku lebih memaknai hidup agar berguna tak hanya bagi diri sendiri melainkan juga bagi sesama dan lingkungan.

Beberapa hari yang lalu, aku sempet merasa bahwa hidupku ga berguna buat sesama. Aku merasa, aku hidup buat diriku sendiri. Hidupku indah.. senang dan bahagia. Tapi buat orang2 di sekitarku, orang2 yg kusayangi dan/ atau menyayangi aku.. aku merasa ga berguna. Kalau kulihat hari2ku yg lalu, aku merasa tak pernah melakukan sesuatu yg besar dan membahagiakan mereka.
Apakah orang tuaku bangga memiliki anak yg jarang pulang? Tampaknya tidak.
Apakah adek2ku bahagia memiliki kakak yg ga pernah menyumbang apapun buat mereka dan tidak mengikuti perkembangan hidup mereka? Rasanya tidak.
Apakah ada seorang aja dari temen2ku yg pernah kubuat bahagia atas sesuatu yg kulakukan? Tak pernah kudengar yg demikian.
Apakah para lelaki yg pernah 'dekat' denganku merasa kehilangan masa2 indah bersamaku? Mereka lebih bahagia sekarang.
Apakah m'Gun bangga n nyaman berada bersamaku dan harus meluangkan banyak waktu buatku? Kuyakin hidupnya lebih indah tanpaku.
Apakah orang2 di sekitarku akan merasa kehilangan bila tak ada aku? Tidak!
Apakah aku merubah sesuatu di sekitarku jadi lebih baik dan indah? Tidak!!
Apakah hidupku berguna? Tidak!!!

Hmm.. :(

Feb 13, 2007

Lupa..

Renungan hari ini tentang 'lupa', sebuah penyakit batin yg manusiawi.
(kl my best friends baca, pasti langsung bilang.. "Ima banget..")
Hehe..

Ga tau knapa, kadar kelupaanku kayaknya tinggi banged. Bayangin aja.. pas makan ada lauk yg ga kemakan sampe akhir, ngerjain A lupa B, naruh barang lupa tempatnya, mandi lupa cuci muka, mo ngajar baru inget 2 jam sebelumnya, bahkan.. keramas pake sabun mandi!! (ini lupa ato bodoh yah??)

Gimana ya, caranya konsen ke satu kerjaan tp ga lupa ama laennya? Gimana caranya ga lupa detail?

Feb 12, 2007

Dimanakah kami bermain??

Tadi pagi waktu sarapan pake sayur eksperimen, tahu goreng n ikan asin a.k.a gereh, di tipi lagi ngebahas tentang anak2 yang lagi asik maen bola di jalan raya.
Si reporter tiba2 bertanya sama salah satu anak yang sedang asik bermain, salah satu pertanyaannya seperti ini "Kenapa maen bola di jalan raya gini?", kemudian si anak dengan lantang disertai logat betawi yang kental menjawab "Kagak ade lapangannyee!!!"

Begitu melihat kondisi itu, tiba2 memori2 masa kecilku menyeruak memenuhi seluruh otak di kepalaku.
Dulu di belakang rumah ada lapangan umum yang sangat besar, aku dulu sering maen disitu, maen bola, perang-perangan, nyari jangkrik, lempar tangkap bola sama my beloved father, n dilapangan itu pulalah pertama kali aku merasakan kemenangan lomba lari 100meter dalam rangka 17 Agustusan untuk kelas taman kanak-kanak enol kecil, perasaan takut untuk jatuh pun bisa dibuang jauh2 karena ada rumput hijau yang akan jadi alas.
Tapi lapangan itu sekarang sudah jadi perumahan elit dengan bangunan bertipe di atas 72 dan 100% bertingkat wuihhh....

Anak2 zaman sekarang apalagi yang tinggal di kota mungkin sudah sangat sulit menemukan lapangan umum yang bisa dipakai untuk bermain. Padahal, dengan adanya lapangan bisa dijadiin daerah serapan air yang cukup efektif.
Anak2 itu pada maen bola di jalan raya yang berlapis aspal yang notabene keras dan kasar, bahkan panas, resiko terluka saat jatuh pun jadi semakin besar (masa iya di aspal ditanemin rumput!?!?!)
Belum lagi kalo lagi maen bola tiba2 bolanya nyasar masuk ke halaman rumah orang, mending kalo cuman masuk, kalo kena kaca jendela trus pecah?? Hayoh??
Si pemilik rumahpun ga akan bisa istirahat karena di depan rumahnya dipakai anak2 teriak2 "Woiii, oper kesini!!!" ato "GooooollL!!"

Kalau liat di filem2 bule yang latarnya di amrik sono, nampaknya masih banyak taman2 umum yang tertata rapi dan indah. Coba aja nonton film Air Bud, sungguh sangat menyenangkan bisa bermain di taman, olah raga di taman, bahkan bisa dipakai untuk mengakrabkan diri dengan keluarga.
Lapangan basket umum pun juga banyak dibangun, siapapun bebas memakainya, gak heran kan prestasi basket amerika diakui nomor 1 di dunia, apalagi dengan NBA-nya, siapa sih yang kenal Magic Johnson, Michael Jordan, Shaquille O'neal (bener ga sih nulisnya?)

Kalo di sini, anak2 muda lebih suka maen futsal, secara kalo maen futsal gak perlu lapangan yang terlalu luas dan gak perlu nanem rumput, tapi kalo mo maen disana harus bayar, ada uang sewa lapangan yang diistilahkan sebagai uang perawatan lapangan.

Fasilitas....yah itu namanya fasilitas.... Fasilitas untuk anak2 sudah seringkali diabaikan, mulai dari gedung sekolah yang alakadarnya sampe2 taman bermainpun 'dipindahkan' ke mall.
Kira2 kapan ya pemerintah peduli dengan nasib anak bangsa yang cerdas, tangkas dan gembira??
Lapangan2 diubah menjadi bangunan yang lebih 'menguntungkan', kalo dibikin taman kan nggak menguntungkan!
Lah menguntungkan bagi siapa?? Dan keuntungan yang seperti apa dulu nih? Kalo UUD (Ujung-Ujungnya Duit) ya jelaslah para kapitalis yang untung!!

Yah sudahlah...semoga anak2 zaman sekarang masih mengenal istilah 'lapangan' meskipun istilah itu lekat dengan 'lapangan udara', 'lapangan golf', 'lapangan tembak', 'lapangan sepak bola' yang harus pake duit kalo mo masuk.

*Mendambakan Indonesia yang asri...Ijo royo-royo...

Feb 9, 2007

Capek..

Capeknya..
Hari ini kerjaan bener2 full KNSI!!!
Sekre KNSI dah rame banged!
Semua orang capek, tp bahagia. :)

Siang-sore ini KNSI dapet berita gembira dari 2 sponsor yg lumayan gede. Sebenernya hari ini kami ngarep2 banget kucuran dana masuk dari 'pintu' yg kami andalkan. Ternyata dapetnya malah dari 'bocoran' atap dan rembesan dari tembok. *Untungnya bangunan KNSI terbuka untuk masukan dari segala penjuru. Hue hehehehe..*

Hhhh.. speechless deh.. Pgn cepetan tgl 16 aja..

Feb 8, 2007

Bang Yos...

Kasihan euy Bang Yos...dimana2 dia dituding sebagai biang datangnya banjir di DKI Jakarta Ibu Kota Indonesia tercinta.
Banjir yang siklusnya 5 tahunan ini memang sudah dianggap sebagai langganan, buktinya digunakan istilah 'siklus' yang artinya membentuk 'cycle' atau berputar dan berulang-ulang.
Stasiun2 TV di Indonesia beramai2 "melamar" Bang Yos untuk mau menjadi pembicara atau nara sumber atau apalah namanya di acara talk show mereka.

Tidak jarang Bang Yos dikonfrontasi dengan pihak2 lain yang oleh pemimpin redaksi acara talk show itu dianggap penting dan memiliki keterkaitan dengan penyebab datangnya banjir ini.
Yang aku lihat justru Bang Yos ini malah jadi seperti pesakitan yang seolah2 tidak becus mengatur daerah terpenting di Indonesia ini (maksutnya Ibu kota negara).
Dan sekarang ini Bang Yos seolah2 menjadi seorang 'low trusted person' karena dianggap tidak melakukan apa2 untuk mencegah banjir. Masa iya sih??? Mana buktinya???
Bukannya aku ngebelain Bang Yos niy, cuman aku hanya mencoba melihat permasalahan ini dengan sudut pandang yang berbeda.

Coba kita lihat, pembangunan infrastruktur untuk menanggulangi banjir sudah berjalan. Sudah ada 29 polder dibangun dari rencana 42 polder untuk menahan banjir, kemudian proyek raksasa Banjir Kanal Timur yang meskipun sampe sekarang mandeg juga merupakan bukti kan? Lantas kenapa banjir masih datang? Bahkan lebih hebat dari tahun 2002.

Sekarang kita lihat deh...
Setiap tahun DKI Jakarta didatangi orang2 yang ingin mencari peruntungan di ibukota dengan jumlah 250.000 jiwa, inget!! Itu setiap tahun! Kalo kita itung dari tahun 2002 sampe 2006 aja deh, udah ada 1.250.000 orang yang menggelontor Jakarta. Trus mereka mo tinggal dimana?
Apakah mereka harus dilarang untuk datang??? Gak mungkin kan?
Trus kenapa daerah resapan air di Jakarta tinggal 3%? Padahal idealnya ada 30% dan batas minimum adalah 14%
Tidak lain dan tidak bukan ya untuk tempat tinggal pendatang2 itu kan? Memang tidak cuman itu, ada juga tanah milik konglomerat yang dijadiin Mal ato Pusat perbelanjaan, tapi hak atas penggunaan tanah sepenuhnya ada di tangan pemilik to? Kalo yang punya pengen bikin Mal trus pemerintah mo apa? Kalo ga dibolehin, artinya peluang untuk mengurangi jumlah pengangguran di Jakarta jadi hilang...buntut2nya tar Bang Yos lagi yang disalahin karena tidak memikirkan rakyat kecil.

Udah dehh...
Kalau Bang Yos boleh bertanya balik dan beliau mungkin bakal bertanya:
"Apakah Anda sebagai rakyat sudah melakukan yang terbaik untuk lingkungan kita???"
"Apakah Anda sudah menjadi warga negara yang baik???"
"Apakah Anda sudah belajar dari kesalahan???"
Kalo jawabannya "sudah", trus kenapa kali ciliwung selalu penuh dengan sampah?????
Kenapa masih saja petugas kebersihan taman tidak hanya menyapu daun kering tetapi justru menyapu plastik pembungkus, botol plastik, puntung rokok, dll... malahan lebih banyak sampah daripada daun kering...
Ayo JAWAB!!! TAK SOBEK-SOBEK MULUTMU SEKALIAN!! Huahuehuaheuhauheuahe....

Menurutku, tidak hanya pemerintah saja yang bertanggungjawab tentang bahaya banjir ini.
Kalian yang pernah buang sampah lewat kaca mobil, kalian yang pernah buang sampah di sungai, kalian yang pernah buang puntung rokok sembarangan, kalian yang malas cari tempat sampah untuk buang sampah juga harus ikut bertanggungjawab.
Buat kalian yang sudah mau membuang sampah pada tempatnya...BAGOOOESSS!!!!
Teruskan kebiasaan baik kalian...

Roti, Anak dan Anjing

Renungan pagi ini rada bikin bingung. Tepatnya, Bacaan Injil hari ini yaitu Markus 7:24-30 tentang cinta seorang ibu yang berhasil menyembuhkan anaknya yang kerasukan setan, berkat imannya kepada Yesus.

Yang kami baca pagi tadi:

7:24 Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.
7:25 Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
7:26 Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
7:29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
7:30 Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.


Daripada penasaran, kucari-cari di sabda.org dan nemu padanan dari ayat yg peling bikin bikin n akhirnya lumayan bantu pemahaman:

TB Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
BIS Yesus berkata kepadanya, "Anak-anak harus diberi makan terlebih dahulu. Tidak baik mengambil makanan anak-anak untuk dilemparkan kepada anjing."
FAYH Yesus berkata kepadanya, "Aku harus menolong keluarga-Ku sendiri lebih dahulu, yaitu orang-orang Yahudi. Tidak patut mengambil makanan anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
DRFT_WBTC Yesus berkata kepadanya, "Biarlah anak-anak makan dahulu sampai kenyang. Tidak patut kalau roti diambil dari anak-anak lalu diberikan kepada anjing."
TL Tetapi kata-Nya kepada perempuan itu, "Biarlah anak-anak dikenyangkan dahulu, karena tiada patut diambil roti dari anak-anak, lalu mencampakkan kepada anjing."
KSI Sabda Isa kepadanya, "Biarlah anak-anak kenyang terlebih dahulu, sebab tidak patut mengambil roti anak-anak lalu melemparkannya kepada anjing."
DRFT_SB Maka kata Isa kepadanya, "Biarlah kanak-kanak dikenyangkan dahulu: karena tiada patut orang mengambil roti kank-kanak itu lalu mencampakkannya kepada Anjing."


Trus tentang kalimat kedua..


TB Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
BIS Lalu Yesus berkata kepadanya, "Karena jawabanmu itu, pulanglah; roh jahat sudah keluar dari anakmu!"
FAYH "Bagus," kata Yesus, "tepat sekali jawabanmu. Karena itu, Aku telah menyembuhkan anakmu. Pulanglah, karena roh jahat itu telah meninggalkan dia!"
DRFT_WBTC Kata Yesus kepadanya, "Karena ibu menjawab begitu, ibu boleh pulang. Ibu tidak perlu khawatir lagi. Roh jahat itu sudah keluar dari anakmu."
TL Lalu kata Yesus kepadanya, "Oleh karena katamu ini pergilah engkau; sudahlah keluar setan itu dari dalam anakmu."
KSI Sabda Isa kepadanya, "Oleh karena perkataanmu itu, pulanglah sekarang! Roh jahat itu sudah keluar dari anakmu."
DRFT_SB maka kata Isa kepadanya, "Oleh sebab katamu ini, pergilah engkau; sudahlah jin itu keluar dari dalam anakmu."


Soo?? Kadang sabda n kalimat2 di Alkitab emang berat.. Tp kl mau berusaha (tentunya dengan dukungan doa) aku yakin aku diperbolehkan mengerti maksudnya.

Motor "Pletok" ??

Hue hehehehe.

Kmrin siang tiba2 ada keperluan balik ke kos buat ***off the record***. Abis kirim SOS ...eh..., SMS ke Ka. Div. Transportasi, beliau segera datang bersama derap kuda putihnya. Dengan sayap berkilauan yang dibentangkan, disambutnya aku dengan sejuta senyuman seterik mentari pagi itu. (sama2 bikin silau, maksudnya..)

Dengan semangat membara sambil menepis khayalan berbunga-bunga yg membuat senyum terkembang di mukaku.. aku menyongsongnya di ujung gedung A, tempat kami biasa bertukar janji demi melepas untaian rindu di sela bertumpuk tugas dan pekerjaan masing-masing.

Eitzzz.. kok ada yg aneh?? Karisma biru dan Supra X hitam-merah sudah biasa kulihat. Tapi ini.. tralala.. ehm.. ehm.. *butuh HEXOS ni, kayaknya..* ekhmm.. ekhmm.. mo.. ehm.. tornya kok.. Eh, mana yah, motornya? Ada besi merah gt sih.. kuda bukan, motor juga.. mmm...

"Yuk..", sambut m'Gun sambil senyum2 mamerin motor butut pinjemannya. Hehe..
"OK, ayukss..", jawabku sambil menelan semua rasa curiga dan kekhawatiran.
"Siap? Demi nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.."
"Amin..", jawabku, sambil meredam deg2an duduk di sadel, eh, jok yg rada miring.

Ehm.. lolos deh dari 'loket' parkir. Hah.. hebat juga ni motor tua, masih bisa bertahan sampe sini. Setidaknya kekhawatiranku berkurang sedikit demi sedikit.

Singkat kata, kami tiba juga di depan kosku tercinta setelah sekian kali menahan napas dan sekian kali sekian kali menghembuskannya dengan penuh kelegaan. Fiuhhh.. perjalanan terpanjang dengan jarak yg sama dengan yg biasa kulalui!

"Ikut ke atas ga?", ajakku ke m'Gun.
"Mmm.. di sini aja deh. Nungguin motor ini. Kan ga ada kuncinya."
O-o..

Hehe.. Gt deh sekelumit kisah tentang perkenalanku dengan si 'Pletok' yg secara kebetulan dipertemukan denganku oleh si takdir. Bikin aku lebih menghargai motor yg 'di bawah standar keselamatan POLRI'. Toh ternyata malah menyelamatkanku dalam keadaan 'darurat'. Makasih ya mas.. *loh, kok jd mas??*

Hehehehe..

Feb 6, 2007

Sakit sekali..

[tulis ulang dari down_n_pray - November 20, 2006]

Hari ini seseorang kembali mengingatkanku
tentang siapa aku, bagaimana aku sesungguhnya
betapa aku bukan siapa-siapa
bahwa seindah apapun, aku tak berarti
secerah apapun hidupku, mendung selalu menggantung di dasar hati

Jika manusia adalah debu di mata-Nya,
tentu aku adalah debu paling kecil dan paling hitam
yang mungkin terinjak setiap saat
tanpa seorang pun menyadari keberadaanku yang tak penting bagi siapapun

Sakit sekali..
Mengapa harus kau ingatkan lagi
luka lalu yang mencabik hatiku
menyatu dalam aliran darahku

Sakit sekali..
Sapu tak mempan, sabun tak berdaya
kotoran itu tetap melekat di sekujur tubuhku
*mungkin perlu coba kukorek dengan pisau..*

Sakit sekali..
Seribu kali pun kukibaskan, luka itu tetap menempel
menjadi bayangan yang setia membebani langkahku
yang seolah menghilang sejenak di redup malam
tapi sungguh sedang mengumpulkan kekuatan tuk menantang matahari esok pagi

Sakit sekali..
Sungguh sakit sekali..
Andai bisa kuhapus selamanya dari hidupku
pasti langkahku tak seberat ini

Sakit sekali..
Hari ini kauingatkan lagi
sekujur tubuh serasa mati

Sakit sekali..
Harus sendirian di persimpangan ini
berdiri di ujung hati yang semakin tumpul
menentang terik mentari dan dinginnya malam tanpa seorangpun mengerti

Sakit sekali..
debar jantung seakan ingin mengoyak dada
denyut nadi hendak memuncratkan darah yang tak lagi berwarna
otak tak hendak lagi bekerja
hati entah di mana

Tuhan.. sakit sekali..

First Experience ..

Huwaa..
Hari ini dpt topi baru! Namanya, topi dosen wali! Masih binun nih, sebenernya ni topi warna apa yah??

Hehe.. Musti mulai belajar sabar, toleransi, empati,.. [merah banget, gt loh] Musti duduk diam dengan posisi mendengarkan kl ada yg curhat ngalor ngidul tentang nilai sampai masalah paling pribadi [putih], musti menguras logika kl mereka ngajak itung2an nilai n sks [hitam], melihat-ulang n ngoreksi MK yg mereka ambil [biru], n diharapkan bisa ngasih solusi terbaik buat masalah2 mereka [kuning]. *wah, senangnya.. kerjaan baru yg warna-warni!!!*

Biarpun baru nyampe n duduk di kursi, biarpun pikiran masih di laporan keuangan KNSI n pengen beresin kwitansi2 KNSI, biarpun gi suntuuuk bgt, laper jg..
Teteup bisa ketawa2 ama mhs2ku tercinta. Heran deh, kok mereka tuh selalu punya bahan buat bikin aku ketawa yah?? Mulai dari yg kehabisan napas sejak masuk pintu ruanganku, ngajak maen superdeal (upss.. ) dengan taruhan IMK ato Ektek, terkagum2 liat nilai sendiri, curhat panjang lebar tentang aplikasi registrasi yg bisa ditinggal tidur sembari registrasi ulang..

Senengnya.. dapat kegiatan di tengah kepenatan ngitung duit n nyusun kwitansi KNSI.. :)

Feb 1, 2007

HIDUP SETIAP HARI

Bacaan : Amsal 15:13-31

Ketika Tamer Lee Owens merayakan ulang tahunnya yang ke-104, ia berterima kasih atas "tawa, Tuhan, dan hal-hal kecil" yang membuatnya bertahan hidup. Wanita itu masih dapat menemukan sukacita setiap hari dengan mengobrol, berjalan-jalan, dan membaca Alkitab seperti yang telah dilakukannya sejak kecil. "Saya tidak tahu berapa lama lagi Dia mengizinkan saya tinggal di sini," katanya. "Saya hanya bersyukur kepada Tuhan atas semua yang diberikan-Nya kepada saya."

Kebanyakan orang tidak mencapai usia 104 tahun, tetapi kita dapat belajar dari Tamer Lee bagaimana cara menikmati setiap hari yang diberikan kepada kita.

Tawa -- "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat" (Ams. 15:13). Kebahagiaan sejati dimulai jauh di lubuk hati kita dan terpancar di wajah kita.

Tuhan -- "Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan" (ay. 33). Jika Allah menjadi fokus utama hati kita, Dia dapat mengajarkan jalan-Nya kepada kita melalui setiap pengalaman hidup.

Hal-hal Kecil -- "Lebih baik sepiring sayur dengan kasih daripada lembu tambun dengan kebencian" (ay. 17). Memelihara hubungan yang penuh kasih dan menikmati hal-hal mendasar dalam hidup jauh lebih penting daripada kekayaan dan kesuksesan.

Tidak semua orang akan hidup hingga usia lanjut, tetapi kita dapat menjalani hidup dengan baik setiap hari -- melalui tawa, Tuhan, dan hal-hal kecil --DCM

Dunia ini penuh dengan kebaikan --
Hal-hal kecil yang mendatangkan kesenangan --
Namun Kristus memenuhi hidup kita dengan sukacita
Yang melampaui segala harta dunia. --Sper

KEBAHAGIAAN BUKANLAH TUJUAN
MELAINKAN PERJALANAN HARI DEMI HARI

[sabda.org]

Pelajaran Bahasa Indonesia

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat
seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik. Hari ini Bu Guru akan menguji kalian semua tentang lawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kalian semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid: Mengerti Bu Guru...

Guru: Pandai!
Murid-murid: Bodoh!
Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini...
Murid-murid: Dengar itu...
Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurang ajar!
Murid-murid: Cukup ajar!
Guru: Habis aku!
Murid-murid: Kekal kamu!
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!
Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!
Guru: Bego kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!
Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!
Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Kami sebagian dilepaskan tengah malam itu!!
Guru (pingsan) : toloooooong......
Murid-murid (panik) : .....#*$@#$##@$!!!!!

[dari milis tetangga]