Daisypath Anniversary tickers

Nov 26, 2007

STT Telkom Menghilang??

Yup, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom sebentar lagi tidak akan bergema lagi di Indonesia.
Akhir-akhir ini, di lingkungan STT Telkom bahkan di YPT sudah ramai dibicarakan nasib STT Telkom ini. Bagaimana kelanjutan STT Telkom ini kedepan? Sementara persaingan di tingkat pendidikan tinggi Indonesia sudah semakin ketat dan benar-benar menuntut perubahan yang benar-benar signifikan di tubuh STT Telkom sendiri, apalagi ditambahkan bahwa ada salah satu pihak yang menyatakan bahwa STT Telkom sudah tidak layak lagi untuk bersaing di level nasional.

Memang benar, STT Telkom sudah seharusnya memasuki tingkat persaingan yang lebih baik, yaitu di level internasional, ya, internasional! Dimana STT Telkom akan menuju World Class University (WCU)!! Huehehehehehe....serius aja bacanya, ga usah sedih n bingung gitu ah!!

STT Telkom memang tidak akan bergema lagi di Indonesia bahkan di dunia, itu karena sebentar lagi akan bertransformasi menjadi INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM !! \(^o^)/

Transformasi ini memang sudah direncanakan dan sudah masuk dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) YPT tahun 2006-2017 yang terbagi dalam tiga Rencana Empat Tahunan (Reneta) yang menargetkan STT Telkom menjadi WCU pada 2017.
Pada Reneta I tahun 2006-2009, YPT yang menaungi STT Telkom meminta program perubahan STTT menjadi ITT dipercepat yakni pada tahun 2008 mendatang (yang seharusnya tahun 2009). Hal ini dikarenakan bahwa secara internal kelembagaan, akademik maupun finansial, STTT sudah siap menjadi ITT. Selain itu, STTT juga sudah mulai berkiprah di kancah internasional, terbukti dari serangkaian prestasi yang telah diraih serta bentuk-bentuk kerjasama yang telah terjalin.

Kata Pak Agus Ahmad (Kajur T.Industri), "Masalahnya, berbagai kelebihan dan serangkaian prestasi yang telah dicapai terbentur pada citra kelembagaan sebagai sekolah tinggi yang tidak dikenal komunitas internasional dimana komunitas ini lebih familiar dengan istilah institut (Institute) atau universitas (University)."
Masa iya "Sekolah Tinggi" diterjemahkan sebagai "High School" ???

Dengan menjadi Institut, lembaga ini akan mendapatkan banyak keuntungan, sebut saja cakupan program studi dan fleksibilitas lembaga akan meningkat sehingga kontribusi kelembagaan maupun pengembangan keilmuan lebih besar. Nama lembaga juga akan lebih dikenal dalam pergaulan internasional, yakni "Telkom Institute of Technology" (cie cie.....prikitiiiiiw!!)

Sekalipun demikian, transformasi ini bukan sekedar perubahan nama, tetapi juga harus diikuti perubahan budaya dan pola pikir seluruh civitas akademika. Dalam hal akademik nantinya akan lebih fokus dalam budaya riset, jadi materi pengajaran akan diperkaya dengan hasil-hasil riset bukan lagi dari text-book. Artinya, pengajaran diperkaya dengan hasil-hasil riset, bukan bersandar pada apa yang diajarkan yang ada di buku. Demikian pula untuk staf non-akademik, harus berorientasi pada pelayanan unggul, tidak semata-mata memberikan pelayanan biasa seperti yang biasa dilakukan selama ini.

Sip! Semoga proses transformasi ini diberi kelancaran oleh Yang Maha Kuasa. AMin..

(Mengutip, menyadur, mereferensi secara tidak karuan dari majalah kampus Tell edisi no.2 Oktober 2007)

*****
IMA:
Yeahhh.. kirain STT Telkom mo ilang krn ketutupan gedung POLITEL. Hue hehehehe.
OK deh "Telkom School of Technology" (TST) bertransformasi jadi "Telkom Institute of Technology"!
:D

No comments: